Banyuwangi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Selain itu Banyuwangi adalah ibu kota kabupaten ini.Posisinya sebagai ibu kota kabupaten menjadikan banyaknya gedung-gedung pemerintahan, cabang-cabang perusahaan, dan pusat keramaian yang berdiri di wilayah ini. Wilayah ini dulunya disebut Wana Tirtaganda dan pertama kali menjadi pusat pemerintahan kabupaten pada 1774 saat Kanjeng Raden Tumennggung Wiraguna I atau Mas Alit diangkat menjadi bupati pada tahun yang sama
Asal usul tari gandrung sendiri ditulis dalam sebuah makalah
berjudul Gandroeng Van Banyuwangi yang ditulis oleh John Scholte pada tahun
1926. Menurut Scholte, tarian ini dibuat oleh seorang pemuda bernama Marsan
yang menarikan tari gandrung bersama pemain musik tradisional di jalanan.
Mereka melakukan itu dengan berkeliling ke desa-desa dan diberi penghargaan
berupa beras dan bahan pokok lainnya.
Pada saat itu, kondisi masyarakat Blambangan sangat
memprihatinkan akibat dari serangan kompeni, banyak dari mereka yang menjadi
korban & diasingkan ke tempat yang jauh dan sebagian yang lain dari mereka
juga mulai melarikan diri sampai tercerai berai
Para pejuang kemudian memanfaatkan tari gandrung sebagai pemersatu masyarakat yang tercerai berai tersebut, kemudian kembali ke kampung halamannya dan membentuk kehidupan baru di wilayah Tirta arum (yang kemudian dinamai Banyuwangi yaitu nama lain dari tirta arum itu sendiri). Sejak itu tari tradisional ini mulai menjadi bagian dari masyarakat Blambangan dan Ibukota Baru di Tirta Arum dan terus berkembang. Perkembangan tersebut juga meliputi gender penari yang menarikan tari gandrung.
Semakin lama, mulai banyak penari perempuan yang menarikan tari
gandrung dan sekitar tahun 1890-an, mulai jarang lelaki yang menari gandrung
karena dalam agama islam ada larangan laki-laki berdandan menyerupai perempuan.
Penari gandrung laki-laki benar-benar menghilang pada tahun 1914 setelah penari
gandrung laki-laki pertama yaitu Marsan, meninggal dunia.
Mulanya, gandrung hanya boleh ditarikan oleh keturunan penari gandrung, tetapi seiring berjalannya waktu, mulai banyak gadis-gadis yang mempelajari tarian ini walaupun mereka bukan keturunan penari gandrung. Oke guys jika masih kurang lengkap bisa dilihat di link pada bawah gambar diatas









0 comments:
Posting Komentar